Senin, 11 Agustus 2008

MARAHLAH SECARA BENAR


Apa pula ini? Masak marah aja ada aturannya. Emang sih kamu berhak meluapkan amarah, MARAHLAH SECARA BENAR ....
Apa pula ini? Masak marah aja ada aturannya. Emang sih kamu berhak meluapkan amarah, tapi dalam banyak situasi ada batasan-batasannya.
Misalnya, kurang menguntungkan bila kamu marah-marah di depan kelas.
Bahkan meskipun kamu merasa benar dan dapat menunjukkan semua bukti dan argumen yang mendukung. Soalnya, orang lain akan cenderung berisikap defensif dan parahnya bisa berkembang pada keinginan balas dendam. Demikian dituturkan Dr. Sandra Thomas, R.N, Ph.D seorang peneliti perihal amarah dan direktur Center for Nursing Research di University of Tennese, Knoxville.

Asal tahu aja, tidak hanya etika sosial budaya menyebabkan kita kudu membatasi rasa marah tapi masalah kesehatan juga ikut berperan. "Ketika marah, tubuh kita mengalami berbagai perubahan fisiologis, karena amarah memicu reaksi melawan atau lari," kata Christopher Peterson, PhD, pengarang Health anda Optimism dan dosen psikologi di University of Michigan, Ann Harbor.

"Kadar adrenalin meningkat, jantung berdegup lebih kencang, napas memburu dan dangkal, pencernaan berhenti," imbuhnya. So, sering marah-marah bisa mengingkatkan resiko pernyakit jantung, tekanan darah tinggi dan penyakit-penyakit mematikan.

Malah dalam penelitian terakhir para dokter di Universitas of North Carolina, mereka menemukan orang yang temperamental (pemarah) memiliki tiga kali resiko terkena penyakit jantung yang akut dan fatal. Hasil ini didapat sewaktu mereka meneliti sebanyak 13 ribu orang di North Carolina selama enam tahun.

"Semua emosi mempunyai pengaruh tertentu kepada cara berpikir kita. Tapi emosi-emosi yang kuat dapat memperlambat kemampuan penalaran, kemampuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan kita," kata Dr. Mara Julius, Sc.D, ahli ilmu epidemi psikososial di Univesity og Michigan School of Public Health yang telah lebih dari 20 tahun mempelajari cara mengatasi marah yang berpengaruh pada kesehatan laki-laki dan perempuan.

"Ketika kamu merasa marah atau terbelenggu oleh dendam, semua itu menjadi beban. Pada sebagian orang , ini memperlambat proses berpikir dan pada sebagian yang lain bakal menghentikan proses berpikir sama sekali," sambungnya.

Cara Marah yang Benar
Bila perasaan marah kamu ditangani secara benar, menurut Dr. Julius, kamu bakal terhindar dari masalah-masalah hubungan sosial dan kesehatan. So, di bawah ini adalah cara marah yang bener.

1. Cari tempat aman.
Carilah tempat "aman" untuk meluapkan marah kamu. Caranya, sebelum kamu ngomong ama orang yang bikin kamu jengkel, bicarakan dulu ama orang yang kamu percaya. Pilih teman dekat, pacar, atau seseorang yang kamu percayai untuk mengungkapkan perasaan marah Anda. Soalnya, kalau kamu nekat nglabrak malah bisa nambah masalah. Dan ujung-ujungnya kamu tambah mangkel, jengkel dll.

2. Dekati orang yang bikin kamu marah
Setelah rasa marah kamu reda, bicaralah pada orang yang menjadi "sumber masalah". Ini penting untuk membuat jernih semua permasalahan. Awali pembicaraan, misalnya dengan, " Tindakan atau perkataan kamu, mengganggu perasaanku. Ada yang kudu diluruskan dan dibicarakan. Apa kita bisa membicarakan ini dengan baik?"

3. Kenali hal-hal yang jadi penyebab kemarahan kamu.
Temukan akar masalah untuk menemukan faktor pemicunya. Pasti ada hal-hal tertentu yang biasanya mendasari reaksi marah kamu. Bila tidak berhasil, mulailah mencatat ketika reaksi-reaksi marah itu timbul dan menulis pengalaman-pengalaman amarah kamu. Cara ini bakal memberikan kamu kesempatan untuk mempelajari segala sesuatunya dan bereaksi lebih rasional. Akhirnya, kamu bakal merasa mampu mengendalikan diri dengan menghentikan konfrontasi langsung.

4. Temukan cara melepaskan diri.
Kalau kamu mudah naik darah, ada anjuran agar menggunakan energi yang meluap-luap itu secara positif. Misalnya menggunakan energi itu untuk kegiatan fisik. Seperti jogging atau olah raga lainnya. Soalnya olahraga menyalurkan adrenalin lebih positif ketimbang membiarakannya larut sendiri. Dan kamu pun dapat menjernihkan pikiran untuk sementara.

5. Atur Nafas
Ketika diselimuti kemarahan, cobalah mengulur waktu untuk menenangkan diri. Kamu bisa pergi sejenak dari situasi tersebut. Carilah tempat sepi dan lakukan semacam meditasi dengan menarik nafas dalam-dalam. Setelah pikiran tenang, baru kamu kemukanan apa yang ingin kamu katakan. (dari berbagai sumber)
---------
percikan-iman.com

मरहलह यांग benar

Apa pula ini? Masak marah aja ada aturannya. Emang sih kamu berhak meluapkan amarah, MARAHLAH SECARA BENAR ....
Apa pula ini? Masak marah aja ada aturannya. Emang sih kamu berhak meluapkan amarah, tapi dalam banyak situasi ada batasan-batasannya.
Misalnya, kurang menguntungkan bila kamu marah-marah di depan kelas.
Bahkan meskipun kamu merasa benar dan dapat menunjukkan semua bukti dan argumen yang mendukung. Soalnya, orang lain akan cenderung berisikap defensif dan parahnya bisa berkembang pada keinginan balas dendam. Demikian dituturkan Dr. Sandra Thomas, R.N, Ph.D seorang peneliti perihal amarah dan direktur Center for Nursing Research di University of Tennese, Knoxville.

Asal tahu aja, tidak hanya etika sosial budaya menyebabkan kita kudu membatasi rasa marah tapi masalah kesehatan juga ikut berperan. "Ketika marah, tubuh kita mengalami berbagai perubahan fisiologis, karena amarah memicu reaksi melawan atau lari," kata Christopher Peterson, PhD, pengarang Health anda Optimism dan dosen psikologi di University of Michigan, Ann Harbor.

"Kadar adrenalin meningkat, jantung berdegup lebih kencang, napas memburu dan dangkal, pencernaan berhenti," imbuhnya. So, sering marah-marah bisa mengingkatkan resiko pernyakit jantung, tekanan darah tinggi dan penyakit-penyakit mematikan.

Malah dalam penelitian terakhir para dokter di Universitas of North Carolina, mereka menemukan orang yang temperamental (pemarah) memiliki tiga kali resiko terkena penyakit jantung yang akut dan fatal. Hasil ini didapat sewaktu mereka meneliti sebanyak 13 ribu orang di North Carolina selama enam tahun.

"Semua emosi mempunyai pengaruh tertentu kepada cara berpikir kita. Tapi emosi-emosi yang kuat dapat memperlambat kemampuan penalaran, kemampuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan kita," kata Dr. Mara Julius, Sc.D, ahli ilmu epidemi psikososial di Univesity og Michigan School of Public Health yang telah lebih dari 20 tahun mempelajari cara mengatasi marah yang berpengaruh pada kesehatan laki-laki dan perempuan.

"Ketika kamu merasa marah atau terbelenggu oleh dendam, semua itu menjadi beban. Pada sebagian orang , ini memperlambat proses berpikir dan pada sebagian yang lain bakal menghentikan proses berpikir sama sekali," sambungnya.

Cara Marah yang Benar
Bila perasaan marah kamu ditangani secara benar, menurut Dr. Julius, kamu bakal terhindar dari masalah-masalah hubungan sosial dan kesehatan. So, di bawah ini adalah cara marah yang bener.

1. Cari tempat aman.
Carilah tempat "aman" untuk meluapkan marah kamu. Caranya, sebelum kamu ngomong ama orang yang bikin kamu jengkel, bicarakan dulu ama orang yang kamu percaya. Pilih teman dekat, pacar, atau seseorang yang kamu percayai untuk mengungkapkan perasaan marah Anda. Soalnya, kalau kamu nekat nglabrak malah bisa nambah masalah. Dan ujung-ujungnya kamu tambah mangkel, jengkel dll.

2. Dekati orang yang bikin kamu marah
Setelah rasa marah kamu reda, bicaralah pada orang yang menjadi "sumber masalah". Ini penting untuk membuat jernih semua permasalahan. Awali pembicaraan, misalnya dengan, " Tindakan atau perkataan kamu, mengganggu perasaanku. Ada yang kudu diluruskan dan dibicarakan. Apa kita bisa membicarakan ini dengan baik?"

3. Kenali hal-hal yang jadi penyebab kemarahan kamu.
Temukan akar masalah untuk menemukan faktor pemicunya. Pasti ada hal-hal tertentu yang biasanya mendasari reaksi marah kamu. Bila tidak berhasil, mulailah mencatat ketika reaksi-reaksi marah itu timbul dan menulis pengalaman-pengalaman amarah kamu. Cara ini bakal memberikan kamu kesempatan untuk mempelajari segala sesuatunya dan bereaksi lebih rasional. Akhirnya, kamu bakal merasa mampu mengendalikan diri dengan menghentikan konfrontasi langsung.

4. Temukan cara melepaskan diri.
Kalau kamu mudah naik darah, ada anjuran agar menggunakan energi yang meluap-luap itu secara positif. Misalnya menggunakan energi itu untuk kegiatan fisik. Seperti jogging atau olah raga lainnya. Soalnya olahraga menyalurkan adrenalin lebih positif ketimbang membiarakannya larut sendiri. Dan kamu pun dapat menjernihkan pikiran untuk sementara.

5. Atur Nafas
Ketika diselimuti kemarahan, cobalah mengulur waktu untuk menenangkan diri. Kamu bisa pergi sejenak dari situasi tersebut. Carilah tempat sepi dan lakukan semacam meditasi dengan menarik nafas dalam-dalam. Setelah pikiran tenang, baru kamu kemukanan apa yang ingin kamu katakan. (dari berbagai sumber)
---------
percikan-iman.com

Selasa, 29 Juli 2008

kisah pohon apel

Kisah Pohon Apel

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan
anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon
apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke
pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di
keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat
mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel
sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh
besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel
itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon
apel. Wajahnya tampak sedih.

“Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon
apel itu.
“Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon
lagi.” jawab anak lelaki itu.
“Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya
uang untuk membelinya.”
Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya
uang… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan
menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli
mainan kegemaranmu.”

Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua
buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh
suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah
datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel
sangat senang melihatnya datang.

“Ayo bermain-main denganku lagi.” kata pohon apel.
“Aku tak punya waktu,” jawab anak lelaki itu.
“Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan
rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?”
“Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh
menebang semua dahan rantingku untuk membangun
rumahmu.” kata pohon apel.

Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan
ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon
apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu
senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi.
Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi.
Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.

“Ayo bermain-main lagi denganku.” kata pohon apel.
“Aku sedih,” kata anak lelaki itu.
“Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi
berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah
kapal untuk pesiar?”
“Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh
memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk
membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan
bersenang-senanglah .”

Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel
itu dan membuat kapal yang diidamkannya. ia lalu pergi
berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel
itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah
bertahun-tahun kemudian.

“Maaf anakku,” kata pohon apel itu.
“Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.”
“Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk
mengigit buah apelmu.” Jawab anak lelaki itu.
“Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau
panjat.” Kata pohon apel.
“Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu.” jawab
anak lelaki itu.
“Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa
aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku
yang sudah tua dan sekarat ini.” Kata pohon apel itu
sambil menitikkan air mata.
“Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang.” kata anak
lelaki.
“Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku
sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu.”
“Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua
adalah tempat terbaik untuk berbaring dan
beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan
akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.”

Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.
Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil
meneteskan air matanya.

Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu
adalah orang tua kita.
Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah
dan ibu kita.
Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka,
dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau
dalam kesulitan.
Tak peduli apapun, orang tua kita akan selalu ada di
sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan
untuk membuat kita bahagia.
Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah
bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi
begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

Senin, 28 Juli 2008

humor


SAYA MALU PADA WAKTU TEMAN2 UNIVERSITAS LAIN TANYA "LHO KAMU KOQ BLM UAS????" "AQ LIBUR KAMU KOQ ENGGAK???" "AQ MASUK KAMU KOQ LIBUR??" dalam hati kecil saya berkata, AQ MALU REK.... MASA' KULIAH PAKE CAWU...... APA KATA DUNIAAAAAA......
article by : rebelism
KENAPA ISTILAH CAWU GAK DIJADIIN SEMESTER???????
KENAPA S1 gaK DIADAIN SEKALIAN????
article by: Udjay
SUPPORTED BY : WARGA BESAR SISWA PPKB UNESA (unesa rek !!) SHUroboyyo !

SAYA MALU PADA WAKTU TEMAN2 UNIVERSITAS LAIN TANYA "LHO KAMU KOQ BLM UAS????" "AQ LIBUR KAMU KOQ ENGGAK???" "AQ MASUK KAMU KOQ LIBUR??" dalam hati kecil saya berkata, AQ MALU REK.... MASA' KULIAH PAKE CAWU...... APA KATA DUNIAAAAAA......

Jumat, 25 Juli 2008

Bandingkan Cinta Anda dengan Cinta-NYA


Cinta adalah memberi, dengan segala daya
dan keterbatasannya, seorang pecinta akan memberikan
apapun yang sekiranya bakal membuat yang dicintainya
senang. Bukan balasan cinta yang diharapkan bagi
seorang pecinta sejati, meski itu menjadi sesuatu yang
melegakannya. Bagi pecinta sejati, senyum dan
kebahagiaan yang dicintainya itulah yang menjadi
tujuannya.

Cinta adalah menceriakan, seperti bunga-bunga indah di
taman yang membawa kenyamanan bagi yang memandangnya.
Seperti rerumputan hijau di padang luas yang
kehadirannya bagai kesegaran yang menghampar. Seperti
taburan pasir di pantai yang menghantarkan kehangatan
seiring tiupan angin yang menawarkan kesejukan. Dan
seperti keelokan seluruh alam yang menghadirkan
kekaguman terhadapnya.

Cinta adalah berkorban, bagai lilin yang setia
menerangi dengan setitik nyalanya meski tubuhnya habis
terbakar. Hingga titik terakhirnya, ia pun masih
berusaha menerangi manusia dari kegelapan. Bagai sang
mentari, meski terkadang dikeluhkan karena
sengatannya, namun senantiasa mengunjungi alam dan
segenap makhluk dengan sinarannya. Seperti Bandung
Bondowoso yang tak tanggung-tanggung membangunkan
seluruh jin dari tidurnya dan menegakkan seribu candi
untuk Lorojonggrang seorang. Sangkuriang tak kalah
dahsyatnya, diukirnya tanah menjadi sebuah telaga
dengan perahu yang megah dalam semalam demi Dayang
Sumbi terkasih yang ternyata ibu sendiri. Tajmahal
yang indah di India, yang di setiap jengkal marmer
bangunannya terpahat nama kekasih buah hati sang raja,
juga terbangun karena cinta. Bisa jadi, semua kisah
besar dunia, berawal dari cinta.

Cinta adalah kaki-kaki yang melangkah membangun
samudera kebaikan. Cinta adalah tangan-tangan yang
merajut hamparan permadani kasih sayang. Cinta adalah
hati yang selalu berharap dan mewujudkan dunia dan
kehidupan yang lebih baik. Cinta selalu berkembang, ia
seperti udara yang mengisi ruang kosong. Cinta juga
seperti air yang mengalir ke dataran yang lebih
rendah.

Tapi ada satu yang bisa kita sepakati bersama tentang
cinta. Bahwa cinta, akan membawa sesuatu menjadi lebih
baik, membawa kita untuk berbuat lebih sempurna.
Mengajarkan pada kita betapa besar kekuatan yang
dihasilkannya. Cinta membuat dunia yang penat dan
bising ini terasa indah, paling tidak bisa kita
nikmati dengan cinta. Cinta mengajarkan pada kita,
bagaimana caranya harus berlaku jujur dan berkorban,
berjuang dan menerima, memberi dan mempertahankan.

Tentang cinta itu sendiri, Rasulullah menegaskan bahwa
tidak beriman seseorang sebelum Allah dan Rasul-Nya
lebih dicintai daripada selain keduanya.

Al Ghazali berkata,”Cinta adalah inti keberagamaan. Ia
adalah awal dan juga akhir dari perjalanan kita.
Kalaupun ada maqam yang harus dilewati seorang sufi
sebelum cinta, maqam itu hanyalah pengantar ke arah
cinta dan bila ada maqam-maqam sesudah cinta, maqam
itu hanyalah akibat dari cinta saja.”

Di satu sisi, Allah Sang Pencinta Sejati menegaskan,
jika manusia-manusia tak lagi menginginkan cinta-Nya,
kelak akan didatangkan- Nya suatu kaum yang Dia
mencintainya dan mereka mencinta-Nya (QS. Al
Maidah:54). Maka berangkat dari rasa saling mencintai
yang demikian itu, bandingkanlah cinta yang sudah kita
berikan kepada Allah dengan cinta Dia kepada kita dan
semua makhluk-Nya.

Wujud cinta-Nya hingga saat ini senantiasa tercurah
kepada kita, Dia melayani seluruh keperluan kita
seakan-akan Dia tidak mempunyai hamba selain kita,
seakan-akan tidak ada lagi hamba yang diurus kecuali
kita. Tuhan melayani kita seakan-akan kitalah
satu-satunya hamba-Nya. Sementara kita menyembah-Nya
seakan-akan ada Tuhan selain Dia.

Apakah balasan yang kita berikan sebagai imbalan dari
cinta yang Dia berikan? Kita membantah Allah
seakan-akan ada Tuhan lain yang kepada-Nya kita bisa
melarikan diri. Sehingga kalau kita “dipecat” menjadi
makhluk-Nya, kita bisa pindah kepada Tuhan yang lain.
Tahukah, jika saja Dia memperhitungkan cinta-Nya
dengan cinta yang kita berikan untuk kemudian menjadi
pertimbangan bagi-Nya akan siapa-siapa yang tetap
bersama-Nya di surga kelak, tentu semua kita akan
masuk neraka. Jika Dia membalas kita dengan balasan
yang setimpal, celakalah kita. Bila Allah membalas
amal kita dengan keadilan-Nya, kita semua akan celaka.
Jadi, sekali lagi, bandingkan cinta kita dengan
cinta-Nya. Wallahu a’lam bishowaab

perfect love: kopi berpengaruh pada otak

perfect love: kopi berpengaruh pada otak

perfect love: 10 langkah bertahan dari putus cinta

perfect love: 10 langkah bertahan dari putus cinta

Selasa, 22 Juli 2008

10 langkah bertahan dari putus cinta


10 Langkah Bertahan Pas Patah Hati


1. Simpan kenangan2 indahmu
Simpan semua benda yang pernah dia kasih atau punya memori indah waktu masih berdua! Dikarungin, trus taruh di tempat yang selama ini paling “haram” kita jamah. Biar hati kita nggak tergerak buat liat-liat tuh barang-barang lagi! Kalo perlu, dihibahin ke orang aja.

2. Jangan teringat masa lalu
Buat sementara waktu jangan dulu deh pergi ke tempat-tempat pacaran favorit kita berdua waktu masih akur dulu. Lha, kalo barang-barang udah dijauhin, tapi kita tetap main-main ke tempat ini, jadi bernostalgila lagi dong?


3.Lakuin hal-hal yang selama ini dia larang kita lakuin
Misalnya, kalo selama ini kita terpaksa selalu motong pendek rambut karena dia nggak suka cowok gondrong, sekarang panjangin aja. Mau tuh rambut kutuan kek, ketombean kek, sebodo amat!

4.Lakuin hal-hal seru yang paling bisa bikin kita girang
Chatting, main PS, atau main bola sama anak-anak kampung? Terserah! Yang penting ekita happy.

5. Tambah frekuensi nongkrong bareng temen-temen!
biasanya temen tuh lebih tulus daripada pacar. Dan biasanya lagi, temen juga lebih banyak nyenenginnya daripada nyusahinnya. Makanya di saat-saat kritis kayak gini asiknya makin deket sama temen-temen.

6. Jangan menyendiri!
Ngapain sih berkurung di kamar atau pergi sorangan ke gunung dan pantai? Udah kayak anak ilang aja! Hari gini ngilangin patah hati kok pake cara remaja tahun 70-an! Sekarang udah 2004 gitu lho. Pergi dong ke mal, ke cafe, tempat bilyar, atau warung gaul.

7. Jangan curhat sama temen
Emang bener katanya nyeritain unek-unek ke sobat tuh bisa ngurangin beban. Tapi coba deh kita bayangin, kalo kita curhat abis-abisan dengan seluruh perasaan, bukannya malah bisa kebawa emosi ya? Jadi makin susah lupa deh sama dia. So, kalo mulut tetap gatel pengen curhat, seadanya aja ya.

8. Bikin sibuk diri
Man, bayangan mantan tuh paling sering nongol kalo kita lagi bengong. Makanya biar nggak bengong ekita mesti banyak bergerak. Ngebengkel bisa. Lari-lari keliling kompleks sambil ngecengin tetangga boleh. Atau kalo mau yang pake pahala, jadi asisten pribadi nyokap aja. He…he…he….

9. Nulis! Basi ya?
Tapi efeknya lumayan dahsyat lho! Waktu kita nulis cerita, puisi, atau nulis lirik lagu, biasanya perasaan nggak enak yang ngeganjel ikutan keluar tuh. Lha, kalo nggak bisa ngarang, bikin puisi, dan bikin lagu? Ya asal nulis aja, nulis apa lah! (Deeu…maksa sih!)

10. Terakhir
sering-sering jalan ke sarang cewek-cewek! He…he…he…. Dandan dengan style paling oke menurut kita, trus pasang sikap cool (es batu kali, ah!). Yah, siapa tau aja ada yang nyantol. Kalo nggak, lumayan kan buat cuci mata dan bikin seger badan doang sih!

10 langkah bertahan dari puus cinta

10 Langkah Bertahan Pas Patah Hati


1. Simpan kenangan2 indahmu
Simpan semua benda yang pernah dia kasih atau punya memori indah waktu masih berdua! Dikarungin, trus taruh di tempat yang selama ini paling “haram” kita jamah. Biar hati kita nggak tergerak buat liat-liat tuh barang-barang lagi! Kalo perlu, dihibahin ke orang aja.

2. Jangan teringat masa lalu
Buat sementara waktu jangan dulu deh pergi ke tempat-tempat pacaran favorit kita berdua waktu masih akur dulu. Lha, kalo barang-barang udah dijauhin, tapi kita tetap main-main ke tempat ini, jadi bernostalgila lagi dong?


3.Lakuin hal-hal yang selama ini dia larang kita lakuin
Misalnya, kalo selama ini kita terpaksa selalu motong pendek rambut karena dia nggak suka cowok gondrong, sekarang panjangin aja. Mau tuh rambut kutuan kek, ketombean kek, sebodo amat!

4.Lakuin hal-hal seru yang paling bisa bikin kita girang
Chatting, main PS, atau main bola sama anak-anak kampung? Terserah! Yang penting ekita happy.

5. Tambah frekuensi nongkrong bareng temen-temen!
biasanya temen tuh lebih tulus daripada pacar. Dan biasanya lagi, temen juga lebih banyak nyenenginnya daripada nyusahinnya. Makanya di saat-saat kritis kayak gini asiknya makin deket sama temen-temen.

6. Jangan menyendiri!
Ngapain sih berkurung di kamar atau pergi sorangan ke gunung dan pantai? Udah kayak anak ilang aja! Hari gini ngilangin patah hati kok pake cara remaja tahun 70-an! Sekarang udah 2004 gitu lho. Pergi dong ke mal, ke cafe, tempat bilyar, atau warung gaul.

7. Jangan curhat sama temen
Emang bener katanya nyeritain unek-unek ke sobat tuh bisa ngurangin beban. Tapi coba deh kita bayangin, kalo kita curhat abis-abisan dengan seluruh perasaan, bukannya malah bisa kebawa emosi ya? Jadi makin susah lupa deh sama dia. So, kalo mulut tetap gatel pengen curhat, seadanya aja ya.

8. Bikin sibuk diri
Man, bayangan mantan tuh paling sering nongol kalo kita lagi bengong. Makanya biar nggak bengong ekita mesti banyak bergerak. Ngebengkel bisa. Lari-lari keliling kompleks sambil ngecengin tetangga boleh. Atau kalo mau yang pake pahala, jadi asisten pribadi nyokap aja. He…he…he….

9. Nulis! Basi ya?
Tapi efeknya lumayan dahsyat lho! Waktu kita nulis cerita, puisi, atau nulis lirik lagu, biasanya perasaan nggak enak yang ngeganjel ikutan keluar tuh. Lha, kalo nggak bisa ngarang, bikin puisi, dan bikin lagu? Ya asal nulis aja, nulis apa lah! (Deeu…maksa sih!)

10. Terakhir
sering-sering jalan ke sarang cewek-cewek! He…he…he…. Dandan dengan style paling oke menurut kita, trus pasang sikap cool (es batu kali, ah!). Yah, siapa tau aja ada yang nyantol. Kalo nggak, lumayan kan buat cuci mata dan bikin seger badan doang sih!

kopi berpengaruh pada otak


Disamping memberi kebugaran pada tubuh,ternyata kopi bisa membantu berpikir lebih cepat.orang yang akan melakukan wawancara pekerjaan atau memberikan presentasi,jika minum kopi 15 menit atau 30 menit sebelum acara dilakukan,hasilnya akan cukup lumayan.karena kafein dalam kopi ternyata mampumemberikan sinyal pada otak untuk lebih cepat merespon dan dengan cepat mengolah memori pada otak.

Para pelajar dan mahasiswapun begitu percaya dengan minum kopi sebelum mereka belajar,bisa membuat daya ingat mereka menjadi tajam,semua yang dipelajari seakan-akan mudah untuk diserap.sebuah fenomena yang bukan sekedar sugesti saja tapi bisa dijelaskan secara ilmiah.

Mengapa kafein dapat mempertajam daya ingat ??? salah satu yang membuat orang mudah tidur dalam peran senyawa adenosin dalam sel otak,jika zat ini terkat oleh receptornya,secara otomatis akan memperlambat aktivitas tubuh,juga menyebabkan pembesaran pembuluh darah.Dan ternyata kafein dapat menyaingi fungsi adenosin,terutama dalam membuat ikatan dengan receptor,kafein tidak akan memperlambat gerak tubuh.seiring makin banyaknya kafein yang terserap masuk,lambat laun sel tubuh tidak akan merespon terhadap perintah-perintah adenosin,karena receptor di otak lebih sibuk bergumul dengan kafein,laen kata kafein membalikan semua pola kerja adenosin,yang dapat menimbulkan rangsangan terhadap susunan saraf otak,sehingga mengakibatkan daya pikir menjadi lebih tajam.kafein dapat mencapai otak dan masuk sistem saraf melalui aliran darah dalam waktu 15 menit setelah seseorang minum kopi.

Setiap yang berlebihan pasti tidak baik akibatnya,demikian juga dengan minum kopi yang berlebihan akan berpotensi untuk mengundang penyakit,seperti sulit tidur(insomnia).sakit kepala yang hebat ,jantung akan berdebar-debar,bahkan kepanikan akan timbul terutama pada orang yang sensitif,minum kopi 1 hari sebanyak 1000 mg atau setara dengan 8-10 cangkir sudah dapat dikategorikan sanagat berlebihan.Jadi untuk menjaga kebugaran tubuh anda jangan minum kopi terlalu berlaebihan,minum kopi dengan kadar kafein hingga 240 mg per hari dan anda akan tetap sehat.

bahagia selamaya


Kebahagiaan adalah mata pencahariaan hampir setiap orang. Entah itu bekerja, menikah, berdoa dan kegiatan hidup lainnya, semuanya bermuara pada samudera yang bernama kebahagiaan. Boleh Anda lakukan survey di pinggir jalan, mungkin semua manusia normal menginginkan kebahagiaan. Demikian dahsyatnya daya tarik kebahagiaan, sehingga banyak orang yang mau mencapainya dengan ongkos dan biaya yang sebesar apapun. Maka, jadilah hidup seperti perjalanan yang diharapkan bermuara pada kebahagiaan.
Akan tetapi, kendati sudah menjadi tujuan manusia sejak lama, dan manusia sudah menghabiskan tenaga, waktu dan dana yang teramat besar, masih saja tersisa banyak sekali orang yang tidak puas akan hal ini. Di banyak pojokan kehidupan bahkan terjadi, ada tidak sedikit kehidupan yang hanya bergelimang air mata.

Jumat, 18 Juli 2008

kuingin kamu


dari semua yang kujalani bersamamu kuingin kau jadi milikmu,kuinggin kau disampingmu tanpa dirimu ku hanya manusia tanpa cinta hanya dirimu menjadi surga dalam hatiku. kuingin kau menjadi milikku aku kan mencintaimu menjagamu selam hidupku?

Kamis, 17 Juli 2008

perfect

jangan kan semua penghalang dalam hidupku yang menghalangi cinta kita,akan ku terjang untuk kamu dewiku tersayang

Mengenai Saya

Foto saya
ya gak tau barusan di buatkan soalnya masih belum lengkap